Pembekalan KKN Unigha 2026 : Mahasiswa Didorong Berkontribusi dalam Pemulihan Pascabanjir dan Pemberdayaan Masyarakat

BERITA

Sigli, Gle Gapui – Panitia Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Jabal Ghafur menggelar kegiatan Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 pada 3 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Leuguna Kampus Universitas Jabal Ghafur, Gle Gapui tersebut mengusung tema “Pemulihan Pascabanjir, Edukasi, Mitigasi, dan Pemberdayaan Masyarakat” sebagai bentuk komitmen perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan dan penguatan kapasitas masyarakat di wilayah terdampak bencana.

Kegiatan pembekalan diikuti oleh seluruh peserta KKN yang akan ditempatkan di sejumlah desa di Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie. Selain memberikan pemahaman teknis pelaksanaan KKN, kegiatan ini juga bertujuan membekali mahasiswa dengan wawasan tentang peran strategis mereka dalam membantu masyarakat menghadapi tantangan sosial dan lingkungan pascabanjir.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Jabal Ghafur, Dr. Heri Fajri, M.Pd, menegaskan bahwa penempatan mahasiswa KKN di setiap gampong merupakan hak dan kewenangan panitia serta kampus berdasarkan mekanisme yang telah ditetapkan.

“Sudah seharusnya KKN ditempatkan di setiap gampong berdasarkan hak otonomi panitia dan kampus. Mahasiswa yang telah mendaftarkan diri sebagai peserta KKN berarti telah menerima konsekuensi untuk mengikuti seluruh aturan dan ketentuan yang ditetapkan oleh panitia,” tegas Rektor.
Lebih lanjut, Dr. Heri Fajri mengingatkan para mahasiswa agar senantiasa menjaga nama baik almamater selama menjalankan pengabdian di tengah masyarakat. Menurutnya, keberhasilan KKN tidak hanya diukur dari pelaksanaan program kerja, tetapi juga dari sikap, etika, dan kontribusi nyata yang diberikan kepada masyarakat.

“Jagalah almamater Universitas Jabal Ghafur dengan sebaik-baiknya. Tunjukkan bahwa mahasiswa Unigha mampu memberikan kontribusi nyata, membantu masyarakat, dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai permasalahan yang ada di lokasi pengabdian,” pesannya.
Sementara itu, Kepala LPPM Universitas Jabal Ghafur, Dr. Zufahmi, S.Pd., M.Si, yang juga bertindak sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut, menyampaikan materi mengenai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam kegiatan KKN.

Ia menjelaskan bahwa KKN merupakan salah satu bentuk nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat yang terintegrasi dengan pendidikan dan penelitian.
“KKN adalah implementasi keilmuan yang diperoleh mahasiswa di kampus untuk diterapkan dalam kehidupan nyata di tengah masyarakat. Melalui KKN, mahasiswa belajar bagaimana ilmu pengetahuan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

Dr. Zufahmi juga menekankan bahwa KKN tidak terlepas dari unsur penelitian. Oleh karena itu, mahasiswa dituntut untuk mampu mengidentifikasi berbagai persoalan yang ada di lokasi pengabdian sebelum menyusun program kerja.

“KKN juga merupakan bagian dari penelitian. Dalam penelitian, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menemukan dan memahami masalah yang ada. Setelah itu, mahasiswa dapat merumuskan program yang relevan dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia KKN Unigha Tahun Akademik Genap 2025/2026, Muhammad Nur, SE., M.M, menyampaikan laporan pelaksanaan KKN. Ia menjelaskan bahwa jumlah peserta KKN tahun ini sebanyak 53 mahasiswa yang akan didampingi oleh 5 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).

Menurutnya, seluruh peserta akan ditempatkan di lima desa dalam wilayah Kecamatan Mutiara Timur, dengan fokus program yang selaras dengan tema KKN tahun ini, yaitu pemulihan pascabanjir, edukasi masyarakat, mitigasi bencana, serta pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.
“Kami berharap seluruh peserta dapat melaksanakan tugas dan program kerja dengan penuh tanggung jawab, menjalin komunikasi yang baik dengan aparatur desa dan masyarakat, serta mampu menghasilkan program yang memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat,” ujar Muhammad Nur.
Melalui kegiatan KKN ini, Universitas Jabal Ghafur berharap mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman belajar di luar kampus, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang berkontribusi dalam pembangunan masyarakat.

Tema yang diangkat tahun ini diharapkan dapat memperkuat peran mahasiswa dalam mendukung upaya pemulihan pascabanjir, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap mitigasi bencana, serta mendorong terciptanya masyarakat yang lebih mandiri dan berdaya.
Kegiatan KKN dijadwalkan berlangsung selama beberapa minggu ke depan dengan melibatkan berbagai program pemberdayaan masyarakat yang dirancang berdasarkan kebutuhan dan kondisi masing-masing desa lokasi pengabdian. (Pan.KKn)